Gerebek Sejumlah Rumah, Polisi di Sydney Temukan Ladang Ganja Senilai Rp 25 M

image : australiaplus.com


INDOAU.COM – Kepolisian New South Wales (NSW) berhasil menemukan rumah yang dijadijan sebagai ladang ganja di Sydney, dan ganja senilai $ 2,5 juta (sekitar Rp 25 miliar).

Rabu (30/11/2016), petugas dari Tim Gugus Tugas Grassy menyita lebih dari 940 pohon ganja saat melakukan penggerebekan di sejumlah properti.

Polisi mengatakan bahwa mereka berhasil menemukan sejumlah tempat penanaman ganja secara hidroponik saat menggerebek tujuh rumah di Guildford, Miranda, Lidcombe, Kogarah, North Strathfield, Beverly Hills dan Granville.

Ganja yang ditanam secara hidroponik / image : australiaplus.com

Selain itu, enam orang telah ditahan dalam penggerebekan lanjutan di enam rumah lainnya di Peakhurst, Padstow, Bankstown, Yagoona, Beverly Hills dan Granville kemarin.

Dua wanita dan empat pria berusia antara 21 dan 26 tahun telah dikenai tuduhan terkait narkoba dan terlibat dalam sindikat kejahatan.

Penahanan tersebut dilakukan menyusul operasi yang dilakukan pada bulan Juli dan November lalu dimana polisi berasil menemukan 970 ganja di sejumlah rumah di Strathfield dan Merrylands.

Polisi mengatakan bahwa properti terkait sindikat tersebut ditemukan kemarin.

Detective Chief Inspector Stuart Bell dari Redfern Regional Enforcement Squad Commander mengatakan informasi yang didapat dari masyarakat menjadi bagian penting dalam membongkar kasus ini.

"Kami memfokuskan diri pada pembuatan dan pemasok narkoba ilegal ini dalam usaha menghentikan narkoba dari sumbernya." katanya.

"Dengan itu, saya mendorong anggota masyarakat untuk mengetahu 7 tanda-tanda bila sebuah rumah digunakan untuk menanam ganja."

"Tanda itu antara lain adanya bau yang aneh, listrik yang dipindahkan, kaleng berisi bahan kimia, jendela yang ditutup rapat, pipa dan selang berada di tempat yang aneh, lampu yang terang menyala dan kendaraan yang datang di jam-jam tidak biasanya."

[JA]
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment