Pemilu Australia, Politisi Anti Imigran Muslim Ini Tak Dapat Kursi Parlemen

Seniman melukis mural yang menggambarkan senator Australia, Fraser Anning dipukul kepalanya menggunakan sebutir telur oleh William Conolly, di Banda Aceh, Aceh, Kamis (21/3/2019). (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)



Fraser Anning telah kehilangan kursinya dalam pemilihan umum (pemilu) federal Australia yang digelar pada Sabtu, 18 Mei 2019.

Politisi anti imigran Muslim itu, yang kepalanya diceplok telor oleh seorang remaja laki-laki pada awal tahun ini, gagal meraup suara yang dibutuhkan untuk memenangkan satu kursi di majelis tinggi maupun majelis rendah.

Demikian pula dengan partainya, Conservative National Party, yang tak mengantongi suara cukup untuk melenggang ke parlemen, menurut 9News yang dikutip pada Minggu (19/5/2019).

Hasil tersebut memantik kegembiraan di kalangan politisi dan pengamat politik dalam negeri di Australia.

"Fraser Anning kembali ke tempat asalnya ... dia tidak akan berada di Parlemen," kata komentator ABC News, Antony Green.

Sedangkan Anggota Parlemen Liberal, Trent Zimmerman, menyebut hasil itu sebagai salah satu hasil besar dari pemilu tahun ini.

Meskipun hanya mendapatkan 19 suara dalam putaran pertama pemilu federal 2016, Anning kemudian dipilih oleh partai One Nation untuk menggantikan mantan senator Malcolm Roberts, yang dinyatakan tidak sah oleh Pengadilan Tinggi Australia pada tahun lalu karena memiliki kewarganegaraan ganda.

Politikus kontroversial tersebut lalu pindah ke Katter’s Australian Party (KAP), sebelum akhirnya didepak karena pandangannya tentang imigrasi dianggap terlalu ekstrem.






Sumber: https://www.liputan6.com/global/read/3969978/pemilu-australia-politisi-anti-imigran-muslim-ini-tak-dapat-kursi-parlemen
Share on Google Plus
    Komentar Anda
    Komentar Menggunakan Facebook

0 comments :

Post a Comment